Komunitas Aleut: Bandung Pernah Mendapat Julukan Kota Kuburan

Oleh: Delila Deagrathia

BANDUNG, infobdg.com – Ngaleut punya arti jalan-jalan barengan. Tapi kalau komunitas Aleut bukan cuma jalan-jalan aja tapi juga mencari dan belajar mengenai sejarah Bandung. Jalan-jalannya juga beneran jalan kaki loh wargi Bandung. Setiap hari minggu dengan rutin komunitas ini mencari ilmu sejarah disudut-sudut kota Bandung. Selain jalan-jalan di Bandung, komunitas ini mendapatkan ilmu lebih dalam tentang Bandung.

 

Di setiap sudut kota Bandung banyak kejadian dan sejarah yang wargi Bandung belum banyak tahu. Nah komunitas Aleut ini bakal lebih mengenalkan Bandung dari masa ke masa. Kang Irfan Teguh, anggota dari komunitas Aleut menceritakan bahwa dulu Bandung pernah mendapat julukan kota kuburan. Dulu kawasan Banceuy merupakan area pemakaman untuk warga Tionghoa, Eropa dan Belanda namun dipindahkan ke Kebon Jahe yang sekarang menjadi Gor Pajajaran untuk area kuburan warga Eropa dan Belanda, untuk warga Tionghoa dipindahkan ke Babakan Ciamis kemudian dipindahkan lagi ke Cikadut.

Namun untuk warga pribumi, menguburkan Jenazah hanya dilakukan di perkarangan rumah saja. Namun akhirnya pemerintah Hindia-Belanda melarang dan merubah kawasan Sirnaraga dan Astana Anyar menjadi pemakaman umum untuk warga pribumi. Bisa wargi Bandung bayangkan semerawut apa kuburan pada jaman dulu, pemakaman yang dipindah-pindah. Bahkan komunitas aleut menemukan batu nisan makan orang Belanda yang sekarang dijadikan tempat menyuci. Baca lebih lanjut

Melihat Masa Lalu Bersama Komunitas Aleut

Oleh: Adi Ginanjar Maulana

Komunitas Aleut.(Ist)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM — Seorang penulis peraih Nobel Sastra Anatole France pernah mengatakan buku sejarah yang tidak mengandung kebohongan pasti sangat membosankan.

Anatole tidak mencoba sinis dalam kata namun realita yang berkembang mengatakan jika Tuhan sekali pun tidak mampu mengubah sejarah karena hanya ahli sejarah yang dapat melakukannya.

Anatole tidak salah pula tidak benar karena sejarah adalah pedoman cara manusia belajar memperbaiki diri dari masa lalu. Melupakan sejarah adalah sebuah kesalahan yang tidak boleh dilakukan suatu bangsa.

Lantas Komunitas Aleut hadir di tengah persimpangan makna yang membuat sejarah semakin terlupakan tergerus jaman. Para penggiat Aleut percaya jika kesadaran masyarakat untuk mencintai daerahnya dapat tercipta melalui pendekatan sejarah. Baca lebih lanjut

Cara Asik Mengenal Kota Bandung Bareng Komunitas Aleut

Oleh: Intan (Bukalapak)

Naik vespa keliling kota.hatiku jadi gembira.

Begitulah kata Naif dalam lagunya Piknik 72. Memang benar, terkadang untuk sekadar refreshing kamu nggak perlu pergi jauh-jauh ke luar kota atau luar negeri. Dengan pergi mengelilingi kota tempat juga bisa menyenangkan. Kamu jadi punya kesempatan pula mengenali lebih jauh kota yang selama ini kamu tinggali itu. Banyak cerita, banyak sejarah di dalamnya.

Sama seperti yang dilakukan Komunitas Aleut pada kota kesayangannya, Bandung. Tiap akhir pekan mereka rutin berjalan kaki menyambangi sudut-sudut kota kembang itu sambil mempelajari sejarahnya. Beberapa waktu lalu Tim Komunitas Bukalapak berkesempatan mewawancarai Komunitas Aleut. Langsung simak saja obrolan seru kami di bawah ini ya. blush Baca lebih lanjut