Menapaki Kenangan Bersama Aleut dan Pidi Baiq

Oleh: Aozora Dee (@aozora_dee)

“Kok nyeri ya bacanya”

Seorang kawan meninggalkan sebuah komentar di unggahan di Instagram saya. Sebuah penggalan tulisan dari novel karya Pidi Baiq.

Dia yang ada di dalam hatiku maka itu adalah keabdian. Meskipun dia pergi, kenangan tidak akan pernah benar-benar meninggalkan”.

Itu kalimat yang saya unggah pada Instagram saya beberapa hari yang lalu. Saya membayangkan bagaimana rasanya mempunyai ingatan Baca lebih lanjut

Susur Pantai Ciletuh #2

Jam 8 pagi saya terbangun karena suara berisik orang-orang sedang ngobrol di balik
dinding kamar saya. Di samping saya Audya masih terlelap. Puteri dan Rani entah ke
mana. Nampaknya sedari subuh mereka sudah bangun. Baca lebih lanjut

Candu Tarawangsa

Oleh: Aozora Dee (@aozora_dee)

Pukul 4 sore aku baru pulang ke kosan setelah mengurus ini itu. Segera saja kusimpan tas di tempat penyimpanan dan langsung menuju kamar mandi. Aku harus mandi biar badan lebih segar setelah banyak kegiatan di akhir pekan ini.

Aku lepas bajuku satu persatu. Aroma kemenyan serta wewangian lain masih menempel di baju yang aku pakai kemarin malam saat ikut acara tarawangsa. Kalau kata Upi mah bau kemenyan itu kayak aroma terapi. Aromanya menenangkan. Baca lebih lanjut